Pertama nge-blog, aku mau nge-pos salah satu tanaman obat
yang mungkin baru-baru ini dikenal masyarakat. Mulai aja ya.
1. Tanaman sambung nyawa
Sekilas nama tanaman ini agak menggelitik perut. Kok ada tanaman yang bisa nyambung nyawa manusia. Tanaman yang bernama latin Gynura procumbens dapat ditanam dengan mudah di daerah dataran rendah. Biasanya tanaman ini tumbuh liar di hutan ataupun di pekarangan rumah. Sambung nyawa umumnya banyak ditemui di pulau Jawa, Sumatera, dan banyak tumbuh liar di Pulau Bali. Walaupun begitu, sambung pucuk juga dapat di temui di Pulau Kalimantan.
1.
Menurunkan tekanan darah dan gula darah sehingga
cocok bagi yang mengidap diabetes dan darah tinggi.
2.
Dapat mengatasi sinusitis, amandel, polip dan
radang tenggorokan.
3.
Mengatasi kanker dan tumor.
4.
Menurunkan demam
5.
Menyembuhkan penyakit ginjal dan menghentikan
perdarahan.
6.
Mengatasi menstruasi yang tidak teratur
7.
Mengatasi gigitan ular berbisa, dll.
Sambung nyawa
memiliki sifat antikarsinogenik, antimicrobial, dan antineoplastik. Senyawa
yang terkandung dalam tumbuhan ini adalah antara lain flavonoid, tanin,
saponin, dan steroid.
Biasanya tanaman sambung nyawa dikonsumsi dengan cara di
makan langsung sebagai daun lalapan.
Cara lain adalah dengan melumatkan daun
atau bagian tanaman sambung nyawa yang lain, lalu di
sapukan atau dioleskan
pada bagian tubuh yang sakit. Cara ini umumnya untuk penyakit sejenis luka luar.
Untuk dapat mengembangbiakkan tanaman sambung nyawa dapat
dilakukan dengan cara stek batang. Cara ini cukup mudah, tinggal tancapkan
batang tanaman ini lalu beberapa minggu kemudian sudah dapat hidup dan dapat
dikonsumsi.
2. Tanaman Insulin/ Yakon
Tanaman Yakon ( dibaca : Yakong) atau dalam masyarakat awam
dikenal sebagai daun insulin merupakan tanaman yang berkhasiat mengatasi
penyakit gula darah/ diabetes.
Tanaman ini berasal dari pegunungan Andes Peru,
dan dapat ditemukan pula di hutan hujan tropis Amerika Selatan, Ekuador,
Bolivia dan Kolombia. Saat ini, yakon telah dibudidayakan dibanyak negara
seperti Amerika, Brazil, Jepang, Korea, Taiwan, Selandia Baru, Australia dan
Republik Czech. Tak terkecuali Indonesia.
Yakon yang bernama latin Smallanthus Sonchifolia merupakan
tanaman ber-umbi yang memiliki daun menjari yang berbulu halus. Daun tanaman
ini memiliki aroma seperti daun jambu air dan dapat dimakan. Umbi nya berwarna
putih, dapat dimakan mentah atau diolah seperti halnya singkong. Umbinya berasa
manis dan dapat dibuat sirup ataupun pemanis. Rasa manis yang dihasilkan oleh
umbi ini tidak berbahaya bagi penderita diabetes karena mengandung kalori yang
tidak banyak sehingga aman dikonsumsi. Untuk meningkatkan rasa manit sebaiknya
umbi ini di jemur di bawah sinar matahari sampai kulitnya mengkerut. Ini
mungkin supaya kandungan airnya berkurang.
Dari namanya, tanaman yakon ternyata mengandung insulin,
yaitu zat gula yang tidak dapat diserap tubuh. Oleh karena itu, walaupun rasa
umbi yakon manis tetapi kalori yang di kandung rendah.
Umbi yakon dapat menurunkan kadar trigliserida dalam darah.
Umbi yakon tidak terbukti dapat menurunkan kadar gula dalam darah tetapi tidak
mengakibatkan peningkatan gula darah.
Selain Umbinya, daun yakon juga memili banyak khasiat
sebagai berikut :
1. Sebagai obat diabetes, yaitu dapat menurunkan kadar gula
darah
2. Sebagai penguat hati dan obat masalah hati
3. Sebagai antimikrobial untuk ginjal dan infeksi kandung
kemih
4. Sebagai antioksidan (terutama pada hati)
Aku rasa sudah cukup aku menge-pos info tanaman obatnya.
Maaf kalau kurang lengkap. Kritik dan saran aku tunggu ya....

.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar